Tutup Pintu Lima Importir, Kementan Serahkan Kewenangan Bisnis bawang Putih kepada BUMD

TrubusNews
Binsar Marulitua
03 Juni 2018   18:00 WIB

Komentar
Tutup Pintu Lima Importir, Kementan Serahkan Kewenangan Bisnis bawang Putih kepada BUMD

Menteri Pertanian Amran Sulaiman (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kementerian Pertanian (Kementan) menutup pintu kepada lima perusahaan importir bawang putih yang telah ditetapkan tersangka oleh Polri.
Sebagai gantinya kewenangan bisnis akan diserahkan kepada  Badan Usaha Milik Daerah. 

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengatakan, kewenangan bisnis bawang putih yang akan dialihkan ke BUMD adalah importasi, melakukan penanaman wajib dan operasi pasar. Adapun perusahaan, yang telah di-blacklist adalah PT PTI, PT TSR, PT CGM, PT FMT dan PT ASJ.

"Langsung kami blacklist. Perusahaan dan kroninya kami tutup, tidak boleh bisnis di sektor pangan," katanya baru-baru ini.

Baca Lainnya : Universitas Brawijaya Ciptakan Jagung Ungu, Mentan Minta Dikembangkan

Amran mengatakan, sebagai langkah blacklist perusahan tersebut akan dipersilahkan  BUMD Sumbar, Jabar, Jatim, NTB Perusda Sulsel, BUMN maupun perusahaan lokal masuk ke dalam bisnis bawang putih. Namun, bila di pasar terjadi gejolak harga, mereka diwajibkan menstabilkan harga dengan operasi pasar.

Selain itu, Amran mengatakan para pengganti juga wajib melakukan program tanam bawang putih yang bermitra dengan petani. Dia meyakini pola kemitraan petani menguntungkan kedua belah pihak.

Sementara itu, dalam proses impor komoditas bawang putih, Kementan bersama KPPU telah memantau pemasukan bawang putih di tiga pelabuhan (Tanjung Priok, ada yang di Tanjung Emas, Tanjung Perak) guna memastikan kelancaran distribusi bawang putih konsumsi hingga ditangan konsumen.

Baca Lainnya : Mentan Lepas Ekspor 23 Ton Edamame Asal Jember ke Negeri Sakura

Terkait dengan temuan 300 ton bawang putih ilegal asal China dan Taiwan yang merupakan hasil operasi kepolisian selama bulan Januari-Mei 2018.

Kementerian Pertanian menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan terhadap pemeriksaan terkait pelanggaran yang dilakukan baik dari aspek prosedur yang dijalankan dalam perizinan, kuota impor dan pendistribusian bawang putih tersebut dan juga pelanggaran terhadap jenis bawang putih bibit yang digunakan untuk konsumsi. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Bina Swadaya Kritisi UU Kontroversial Cipta Kerja

Peristiwa   24 Nov 2020 - 18:26 WIB
Bagikan:          
Bagikan: