Warga Indragiri Hulu Resah, Ada Harimau Liar Berkeliaran Dekat Pemukiman Mereka

TrubusNews
Syahroni
31 Mei 2018   19:15 WIB

Komentar
Warga Indragiri Hulu Resah, Ada Harimau Liar Berkeliaran Dekat Pemukiman Mereka

Jejak harimau Sumatera. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Belum lama merasakan hidup tenang dari teror satwa liar yang berkeliaran di kampung mereka, masyarakat di Desa Sialang Jaya, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau kembali diresahkan dengan kemunculan Harimau Sumatera.

Yah, usai Bonita, harimau Sumatera yang sempat menerkam 2 warga hingga tewas, berhasil ditangkap, warga kembali menjumpai hewan ini di dekat pemukiman mereka. Satwa dengan nama latin Pantera tigris sumatrae ini diketahui sering menampakkan diri selama beberapa hari dan berkeliling di arel perkebunan sawit.

Baca Lainnya : KLHK Sebut Penyerangan Harimau di Jambi Hanya 1 Ekor, Bukan 7 Ekor

Untuk memastikannya, Polres setempat bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, sudah turun ke lokasi. Areal perkebunan dicek dan disisir dengan kewaspadaan tinggi.

"Hasilnya memang ditemukan jejak diduga Harimau Sumatera," kata Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Dasmin Ginting SIK, Kamis (31/5).

Dasmin menerangkan, informasi penampakan harimau Sumatera ini pertama kali dilaporkan oleh sekuriti perusahaan sawit setempat bernama Syahrial. Menurut keterangannya, ada beberapa karyawan dan supir mobil sawit perusahaan yang menyebut seekor harimau berkeliaran, tepatnya di perbatasan Kecamatan Lirik dan Air Molek.

Hanya saja sejauh ini, petugas belum mendapat laporan adanya ternak warga dimakan ataupun karyawan sawit yang diserang si Datuk Belang ini.

"Meski begitu, warga dan karyawan sawit diminta berhati-hati selama beraktivitas di kebun, jangan sendirian," sebut Dasmin.

Baca Lainnya : Cari Jejak Harimau Jawa, TN Meru Betiri Akan Pasang 60 Unit Kamera Jebak

Kemuncukan harimau ini sudah juga dikordinasikan dengan pemerintah setempat. Di mana akhirnya Polri dan BBKSDA mensosialisasikan langkah antisipatif ketika berhadapan dengan harimau.

"Juga disusun langkah evakuasi harimau sebelum ada korban," kata Dasmin. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: