LIPI Berhasil Sulap Limbah Pasar Menjadi Karbon Dot Multi Guna

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
31 Mei 2018   15:30

Komentar
LIPI Berhasil Sulap Limbah Pasar Menjadi Karbon Dot Multi Guna

Ilustrasi sampah pasar. (Foto : Trubus.id/ Syahroni)

Trubus.id -- Berbagai upaya dilakukan banyak pihak untuk mengatasi masalah sampah di Indonesia. Hal yang sama juga terus dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Hasilnya, sebuah inovasi baru ditemukan LIPI.

Yah, belum lama ini, LIPI berhasil mengembangkan karbon dot dari berbagai jenis limbah pasar dan rumah tangga. Karbon dot yang memiliki sifat bercahaya dapat dimanfaatkan dalam proses fotokatakis, sensor logam berat, cat berpendar (glowing paint) dan nanopartikel untuk biomedikal seperti bio-tagging.

Baca Lainnya : Dinas Lingkungan Hidup Madiun, Manfaatkan Sampah untuk Mandi Sauna

Nanopartikel pada karbon dot juga dapat dikombinasikan dengan nanopartikel logam yang bisa digunakan sebagai terapi kanker dan penyakit lainnya.

"Karbon dot yang dikembangkan di P2F-LIPI menggunakan teknik sintesis yang menarik. Dengan teknik laser ablasi, yaitu menggunakan laser pulsa berdaya tinggi untuk memecahkan molekul-molekul sehingga menghasilkan material karbon dot dengan ukuran antara 3 hingga 10 nanometer," jelas Isnaeni, peneliti pada Pusat Penelitian Fisika LIPI (P2F-LIPI) dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/5) kemarin. 

Menurut Isnaeni, P2F-LIPI telah berhasil memanfaatkan berbagai jenis limbah pasar dan rumah tangga dengan hasil yang serba guna. Dari bahan sisa ini dihasilkan karbon dot yang dapat berpendar mulai dari warna biru hingga merah.

"Dengan memanfaatkan limbah seperti kulit buah, sayur, kulit kacang, makanan sisa dan lainnya, peneliti P2F-LIPI mampu menghasilkan nanopartikel karbon dot yang memiliki sifat berpendar yang beragam," paparnya.

Baca Lainnya : ITF Sunter, Lembaran Baru Pengolahan Sampah Masa Depan

LIPI sendiri telah mendaftarkan dua paten dan satu tulisan jurnal internssionsl terkait teknik pemanfaatan karbon dot ini. Paten itu meliputi Paten Terdaftar No. P00201608058 mengenai Nanopartikel Karbon Berpendar dari Bahan Baku Serat Alami dan Metode Pembuatannya Menggunakan Teknik Ablasi.

Selanjutnya, Paten Terdaftar No. P00201708918 mengenai Nanopartikel Karbon Berpendar Berbahan Dasar Gula dan Proses Pembuatannya. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: