Jokowi Minta India Tinjau Kembali Tarif Bea Masuk Kelapa Sawit Asal Indonesia

TrubusNews
Binsar Marulitua
31 Mei 2018   14:30 WIB

Komentar
Jokowi Minta India Tinjau Kembali Tarif Bea Masuk Kelapa Sawit Asal Indonesia

Presiden RI, Joko Widodo menerima kedatangan PM India, Narendra Modi di Indonesia, Rabu (30/5) kemarin. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) menerima kedatangan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi di Indonesia, Rabu (30/5) kemarin. Dalam kesempatan itu, Jokowi meminta Modi untuk memperhatikan tingginya tarif bea masuk atas produk kelapa sawit di Indonesia.

“Beliau tadi menyanggupi untuk melihat dari masalah-masalah yang tadi kita sampaikan,” kata Presiden Jokowi saat menyampaikan keterangan pers bersama PM India Narendra Modi, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (30/5) siang.

Seperti diketahui  peraturan tarif impor minyak kelapa sawit yang mencapai 45%. Sejak November 2019, India telah memberlakukan tarif impor cukup tinggi terhadap produk minyak kelapa sawit dan turunannya.

Saat ini, produk minyak kelapa sawit dikenakan bea masuk impor sekitar 45% sedangkan produk turunannya sekitar 54%. India tercatat menaikkan bea impor masuk produk minyak kelapa sawit dan turunannya pada 11 Agustus 2017 dan yang kedua pada 17 November 2017.

Menurut data Asosiasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), India menjadi pasar Crude Palm Oil (CPO) terbesar Indonesia setelah meningkatkan permintaan minyak kelapa sawit hingga total 7,63 juta ton sepanjang 2017, atau meningkat 1,84 juta ton dibanding tahun 2016 sebesar 5,78 juta ton.

Peningkatan ini tercatat mencapai 32%, sedangkan rata-rata 15 juta ton minyak nabati dipasok ke India setiap tahunnya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: