Lagi, Curi Ikan di Perairan ZEEI, Kapal Berbendera Vietnam Diamankan

TrubusNews
Syahroni
30 Mei 2018   22:45 WIB

Komentar
Lagi, Curi Ikan di Perairan ZEEI, Kapal Berbendera Vietnam Diamankan

Penangkapan kapal asing di perairan Indonesia. (Foto : Doc/ KKP)

Trubus.id -- Perairan Indonesia yang kaya akan hasil laut rupanya masih menjadi magnet bagi nelayan dari luar negeri. Buktinya, meski sudah cukup banyak kapal asing yang ditangkap karena mencuri ikan di perairan Indonesia, masih ada saja yang nekat melakukannya.

Yang terakhir, Selasa (29/5) malam, sebuah kapal asing berbendera Vietnam kembali ditangkap. Kapal BV 93529 TS dengan kapasitas 97 GT ditangkap di perairan Natuna, Kepulauan Riau.

Baca Lainnya : Kedapatan Curi Ikan di Perairan Indonesia, 26 Kapal Asing Terancam Ditenggelamkan

"Unsur BKO Guskamla (Gugus Keamanan Laut) Koarmada I berhasil menangkap satu kapal ikan asing asal Vietnam di perairan ZEEI (Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia) Natuna, Selasa (29/5) malam," ujar Panglima Komando Armada I, Laksamana Muda TNI Yudo Margono, Rabu (30/5).

Ia menerangkan, kapal asing beserta awaknya itu diringkus KRI Halasan-630 ketika Guskamla Koarmada I patroli di perairan ZEEI Natuna Utara. Saat itu, kapal asing itu diketahui tengah melakukan kegiatan penangkapan dan pengangkutan ikan.

Berdasarkan pemeriksaan awal diketahui, kapal tersebut tidak dilengkapi dengan dokumen kapal, dokumen muatan serta dokumen personal. Atas dasar itulah, Yudo menduga kapal itu telah melanggar Undang-undang RI Nomor 45 tahun 2009 tentang perikanan. 

Baca Lainnya : Kapal Asing Pencuri Ikan Masih Berkeliaran, Ini Penjelasan Susi Pudjiastuti

Ia menambahkan, penangkapan terhadap kapal ikan asing ini menunjukkan aksi nelayan asing saat ini belum berhenti. Karena itu petugas tidak boleh lengah dan tetap melakukan pengawasan ketat, terutama di daerah perbatasan. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Pemerintah Miliki 20 Alat PCR Covid-19

Peristiwa   08 April 2020 - 14:34 WIB
Bagikan:          

Kabupaten Siak Panen Raya Padi Gogo Seluas 12 Hektare

Peristiwa   08 April 2020 - 12:55 WIB
Bagikan: