Terkendala Persyaratan, Fredy Berpisah dengan 3 Buaya Raksasa Peliharaannya

TrubusNews
Syahroni
28 Mei 2018   23:00 WIB

Komentar
Terkendala Persyaratan, Fredy Berpisah dengan 3 Buaya Raksasa Peliharaannya

Proses evakuasi 3 ekor buaya muara dari RM Sari Kuring Indah Cilegon, Senin (28/5). (Foto : Doc/ Bantennews.co.id)

Trubus.id -- Fredy Indradi akhirnya harus berpisah dengan 3 ekor buaya muara peliharaannya. Dengan sukarela, warga Cilegon, Banten itu menyerahkan 3 ekor buaya itu ke Petugas Balai Konservasi Sumber daya Alam (BKSDA) Wilayah I Serang, Senin (28/5).

Langkah ini diambil Fredy selain agar buaya kesayangannya dapat tempat yang lebih layak, juga karena ia sudah tidak sanggup lagi memeliharanya lantaran peraturan yang semakin berat. 

Baca Lainnya : 50 Ekor Buaya Hidup Asal Malaysia Disita Petugas Bandara Heathrow di Inggris

"Jadi gini, dulu ada izin satwa yang dilindungi terus diubah jadi penangkaran itu kita ikuti dari mulai izin semua kita ikuti. Nah, perkembangannya untuk tipe seperti buaya itu harus lebih banyak persyaratannya, kita nggak menginginkan ini akhirnya kita serahin," ujar Fredy ketika menyerahkan buaya-buayanya ke petugas dari Rumah Makan Sari Kuring Indah Cilegon, tempat buaya itu dipelihara.

Fredy mengaku, buaya tersebut ia beli di wilayah Cikande, Kabupaten Serang. Dia mengatakan awalnya ada 4 buaya, tapi 1 ekor mati. Dia cerita, buaya paling besar sudah dipelihara sekitar 20 tahun. Kini beratnya sudah mencapai 800 kilogram (kg). Sedangkan untuk dua buaya lainnya baru menetap di kandang selama 8 tahun dan kini beratnya sudah mencapai 300 kg.

"Belinya di Cikande dari penangkaran, dipelihara keluarga," kata Fredy lagi.

Dia mengaku sudah mengikuti aturan hukum saat memelihara reptil tersebut. Selain surat-surat, persyaratan yang dipenuhinya termasuk tipe kandang.

Sementara itu, Kepala BKSDA Jawa Barat Wilayah I Serang, Andre Ginsong di lokasi mengatakan, pihaknya menerima buaya tersebut lewat Polda Banten. Ia mengakui, buaya itu diserahkan secara sukarela oleh pemiliknya.

Baca Lainnya : Buaya Raksasa yang Ditangkap Warga Aceh, Usianya Hampir Seabad

"Kita menerima 3 ekor buaya yang lumayan besar dari Polda dalam hal ini pihak Sari Kuring menyerahkan ke Polda, Polda menyerahkan ke KSDA untuk menangani TSL," katanya kepada wartawan, Senin (28/5).

Rencananya, ketiga buaya itu akan diserahkan ke PT Muruy Perdana Lestari di Pandeglang untuk dititipkan dan dirawat. 

"Dan kita rencana akan menyerahkan ke PT Muruy yang akan merawat buaya ini," ujarnya. [RN] 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: