BPPTKG Keluarkan Analisa Materi Erupsi Gunung Merapi

TrubusNews
Astri Sofyanti
25 Mei 2018   14:15 WIB

Komentar
BPPTKG Keluarkan Analisa Materi Erupsi Gunung Merapi

Erupsi Merapi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mulai keluarkan analisa hasil analisis laboratorium terkait erupsi freatik Gunung Merapi yang terjadi 21 Mei 2018 lalu.

Dari hasil analisa materi itu, BPPTKG menyatakan material erupsi ketika itu lebih didominasi komponen magmatik jika dibanding material letusan sebelumnya pada 11 Mei lalu.

“Berdasarkan hasil analisa uji laboratorium, terdapat perbedaan antara material letusan pada 21 Mei yang bersifat lebih asam dibanding material letusan pada 11 Mei. Sampel yang diuji adalah abu yang jatuh di daerah Kaliurang," ujar Kepala BPPTKG Hanik Humaida di Jogja, Jumat (25/5).

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa material letusan 21 Mei adalah material baru yang berasal dari dalam Gunung Merapi dan bukan material lama yang berada di kawah atau permukaan gunung api tersebut.

Berdasarkan hasil analisis, BPPTKG menyimpulkan, peran unsur magmatik pada letusan 21 Mei jauh lebih mendominasi dibanding letusan pada 11 Mei lalu.

“Kondisi ini menunjukkan jika Merapi dalam tahap menuju proses erupsi magmatis yang sesungguhnya. tapi jangan dibayangkan jika erupsi magmatis adalah erupsi besar seperti yang terjadi pada 2010 lalu," ujarnya.

Menurutnya, minimnya tanda-tanda kegempaan yang ditunjukkan Gunung Merapi, dikatakan Hanik hal tersebut terjadi karena karakter magma encer, sehingga mudah melepaskan gas vulkanik, kondisi ini tidak membuat tekanan yang cukup besar dari dalam perut gunung api itu.

"Sehingga hali itu mengakibatkan tidak terdeteksinya gejala deformasi maupun kegempaan yang signifikan," sambungnya.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

LIPI Dorong Pembentukan Desa E-Commerce

Peristiwa   13 Des 2019 - 15:23 WIB
Bagikan: