Merapi Makin Bergeliat, BPBD Jawa Tengah Ingin Pemkab Siapkan Kandang Komunal 

TrubusNews
Ihsan Maulana
24 Mei 2018   14:34 WIB

Komentar
Merapi Makin Bergeliat, BPBD Jawa Tengah Ingin Pemkab Siapkan Kandang Komunal 

Gunung Merapi (Foto : Foto: Istimewa)

Trubus.id -- Trubus.id -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, meminta tiga kabupaten (Boyolali, Magelang, Klaten) yang ada di sekitar Gunung Merapi, untuk menyiapkan kandang komunal.  

Kandang komunal tersebut dapat digunakan sebagai tempat pengungsian hewan ternak, jika terjadi erupsi yang mengharuskan warga dievakuasi dari rumahnya. Mengingat banyak warga dari 3 kabupaten yang berada di lereng Merapi banyak yang memelihara ternak sapi dan kambing.

"Kalau bisa, evakuasi warga nanti sekaligus sama hewan ternaknya. Ini penting, karena sapi adalah harta mereka untuk masa depan keluarga," ujar Kepala BPBD Jawa Tengah, Sarwa Pramana ketika ditemui di PMI Klaten, Kamis (24/5).

Hal ini ditekankannya, berkaca pada erupsi pada 2010 lalu. Banyak warga yang nekat kembali ke rumah, untuk mengecek kondisi hewan ternaknya. Meski rumah mereka masuk dalam radius berbahaya.

"Jadi akan lebih sulit kalau hewan mereka tidak dievakusi, mereka pasti akan naik turun. Ini kan menabrak rambu-rambu," imbuhnya.

Untuk upaya evakuasi, ia juga mengajak para pengusaha yang memiliki truk, seperti di Galian C, agar bisa membantu proses evakuasi ternak.

"Apalagi kalau nanti evakuasi sapinya yang besar-besar. Pengusaha harus mau membantu, ada undang-undangnya kok. Pengusaha harus menyisihkan keuntungan untuk CSR," tambah Sarwa.

"Harapan saya kalau bisa dikeluarkan warga beserta hewan ternaknya dalam radius 10 km, karena paling aman. Jangan terlalu spekulasilah, nanti itu yang membuat gagap," sambungnya.

Sarwa menegaskan, kondisi Gunung Merapi saat ini masih kondusif. Ia meminta seluruh warga tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa.

"Dari laporan yang masuk tadi, abu terus bergerak ke barat. Di Magelang tidak sampai mengganggu transportasi darat. Aktivitas normal semua," tandasnya. [KW]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: