Debu Pekat Usai Erupsi Freatik Merapi, Warga Harus Tetap Pakai Masker

TrubusNews
Astri Sofyanti
24 Mei 2018   11:45 WIB

Komentar
Debu Pekat Usai Erupsi Freatik Merapi, Warga Harus Tetap Pakai Masker

Debu Pekat Usai Erupsi Freatik Merapi, Warga Harus Tetap Pakai Masker (Foto : Foto: Istimewa)

Trubus.id -- Usai letusan freatik, Kamis, (24/5) dini hari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah terus menginstruksikan agar warga sekitar lereng Gunung Merapi tak melepas masker karena hujan debu vulkanik cukup pekat.

Selain itu, BPBD juga mengimbau warga yang akan beraktivitas ke luar rumah untuk menggunakan kacamata sebagai pengaman dari paparan langsung debu vulkanik.

Imbauan ini dikeluarkan karena semakin meningkatnya intensitas erupsi freatik Gunung Merapi yang berpotensi mengakibatkan hujan abu vulkanik.

Berdasarkan informasi yang dikeluarkan Pusdalops atau Pusat Data dan Informasi BPBD Kabupaten Klaten, Kamis (24/5), pukul 03.15 WIB, erupsi freatik Gunung Merapi kembali. Erupsi freatik ini berlangsung sekitar empat menit dengan tinggi kolom mencapai 6.000 meter dan angin bertiup ke arah barat.

“Suara gemuruh yang dihasilkan terdengar hingga semua pos pemantauan Merapi. Untuk itu BPBD mengeluarkan imbauan kepada warga Jawa Tengah yang ada di lereng Merapi agar tidak panik dan tetap tenang, selalu tingkatkan kewasapadaan," tutur Sarwa.

Dikatakan Sarwa sejauh ini jalur pendakian Gunung Merapi telah ditutup oleh petugas Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM).

"Sementara waktu ini segala aktivitas pendakian ke puncak Merapi dilarang," tegasnya.

Ia juga mengimbau warga sekitar ikut memantau perkembangan aktivitas Merapi melalui berita dan sumber informasi yang terpercaya (BPPTKG, BMKG, BNPB, BPBD).

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

LIPI Dorong Pembentukan Desa E-Commerce

Peristiwa   13 Des 2019 - 15:23 WIB
Bagikan: