Pasca Erupsi Pagi Tadi, Warga Lereng Merapi Diminta Lebih Waspada

TrubusNews
Astri Sofyanti
23 Mei 2018   13:45 WIB

Komentar
Pasca Erupsi Pagi Tadi, Warga Lereng Merapi Diminta Lebih Waspada

Petugas PMI membagikan masker kepada warga lereng Merapi. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Rabu (23/5) pagi, erupsi freatik kembali terjadi di Gunung Merapi. Terhitung sejak kemarin, sudah berulang kali Gunung Merapi melontarkan debu vulkaniknya ke udara.

Untuk itu, masyarakat di sekitar lereng Merapi diimbau untuk terus waspada dengan situasi serta kondisi Gunung Merapi. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menggunakan masker, mengingat hujan abu masih terus terjadi pasca letusan.

Baca Lainnya : Ini Dia Penyebab Suara Gemuruh Saat Gunung Merapi Erupsi

"Masyarakat yang akan beraktivitas di luar rumah wajib menggunakan masker," ungkap Kepala Seksi Gunung Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santoso, di Magelang, Rabu (23/5).

Selain itu, pihaknya juga meminta masyarakat tetap meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi situasi-situasi bahaya, terutama yang ada di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III. Dari sisi letusan, Agus menilai jeda terjadinya freatik dengan sering terjadi.

"Kalau dari sisi letusan freatiknya jedanya seperti itu, tapi dari sisi kegempaan relatif tinggi," sambung Agus.

Terkait getaran yang dirasakan, Agus menjelaskan, gempa muncul karena ada batuan-batuan yang pecah. Ia mengatakan, gempa vulkanik atau tektonik yang dihasilkan karena erupsi terjadi, harus diwaspadai. Pasalnya kondisi ini bisa menimbulkan tekanan yang lebih besar dari sebelumnya.

Baca Lainnya : Radius Bahaya Dikurangi, Sebagian Pengungsi Merapi Pulang ke Rumah Lagi

Meski getaran yang dihasilkan cukup tinggi, BPPTKG sampai saat ini belum menyimpulkan apakah aktivitas vulkanik Gunung Merapi saat ini naik atau tidak.

"Artinya, masih perlu pengamatan lebih lanjut terhadap aktivitas Gunung Merapi itu," ungkapnya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: