Benahi Kinerja Kementerian, Susi Rotasi 4 Pejabat Tinggi KKP

TrubusNews
Binsar Marulitua
23 Mei 2018   07:00 WIB

Komentar
Benahi Kinerja Kementerian, Susi Rotasi 4 Pejabat Tinggi KKP

Menketeri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti (Foto : Doc/ KKP)

Trubus.id -- Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti melakukan rotasi terhadap empat pejabat tinggi madya setara eselon I di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Rotasi dilakukan dalam rangka melakukan pembenahan terhadap kinerja kementerian.

"Saya percaya anda semua akan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas yang diamanatkan," kata Susi di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Selasa (22/5).

Baca Lainnya : Nah Lho, Menteri Susi Tawarkan Pensiun Dini ke Karyawan KKP

Keempat pejabat yang dilantik, antara lain, Nilanto Perbowo sebagai sekretaris jenderal. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan.

Berikutnya, Zulficar Mochtar sebagai Direktur Jenderal Perikanan Tangkap. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan.

Selanjutnya, Rifky Effendi Hardijanto sebagai Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan. Sebelumnya, dia menjabat sebagai sekretaris jenderal.

Terakhir, Sjarief Widjaja sebagai Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Direktur Jenderal Perikanan Tangkap. 

Baca Lainnya : Kementan Minta Peran OKKP Dalam Pengawasan Pangan Ditingkatkan

Menteri Susi menilai rotasi perpindahan dalam sebuah organisasi merupakan hal yang perlu, terutama dalam menempatkan sumber daya manusia sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas. 

"Pergantian manajemen adalah suatu hal yang biasa dalam perjalanan organisasi. Tentu kita mencari orang yang tepat dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing," katanya.

Menteri Kelautan dan Perikanan juga meyakini bahwa setiap individu mampu melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan jabatan barunya.

Sebelumnya, pengamat perikanan dan Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan, Abdul Halim menginginkan kinerja ekspor perikanan nasional pada saat ini dapat ditingkatkan sebagai salah satu upaya untuk mengurangi tingkat defisit neraca perdagangan Indonesia.

"Banyak sektor usaha perikanan, baik hilir maupun hulu, mengalami penurunan ekspor sejak beberapa tahun terakhir," katanya.

Baca Lainnya : Begini Upaya Tanpa Henti KKP Jaga Harta Karun Indonesia

Ia mengingatkan, realisasi ekspor baru mencapai 3,61 miliar dolar AS pada bulan Desember 2017 dari target 7 miliar dolar yang ditetapkan KKP pada tahun yang sama.

Ia berpendapat bahwa adanya rencana insentif oleh Pemerintah bagi industri yang menitikberatkan kepada ekspor juga salah satunya dilatarbelakangi oleh menurunnya kinerja ekspor perikanan dalam negeri. [RN]

VideoMenarik:

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Pemerintah Miliki 20 Alat PCR Covid-19

Peristiwa   08 April 2020 - 14:34 WIB
Bagikan:          

Kabupaten Siak Panen Raya Padi Gogo Seluas 12 Hektare

Peristiwa   08 April 2020 - 12:55 WIB
Bagikan: