2018, Nirwasita Tantra Diperebutkan 26 Provinsi

TrubusNews
Binsar Marulitua
22 Mei 2018   18:15 WIB

Komentar
2018, Nirwasita Tantra Diperebutkan 26 Provinsi

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menerima penghargaan Anugrah Nirwasita Tantra 2017. (Foto : Doc/ Humas Pemprov Sumbar)

Trubus.id -- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan kembali memberikan pengharagaan Nirwasita Tantra. Penghargaan ini akan diberikan kepada kepala daerah di tingkat Provinsi, Kota maupun Kabupaten yang mampu mengelola lingkungan hidup di wilayahnya dengan baik. 

Berbeda dengan tahun sebelumnya, di tahun ke tiga ini, anggota legislatif/DPRD juga akan dimasukan dalam nominasi penerima penghargaan tersebut.

Baca Lainnya : 4 Kota di Indonesia Raih Penghargaan dari ASEAN Environmentally

Sekretaris Jenderal KLHK, Bambang Hendroyono mengatakan, KLHK selaku penyelenggara Nirwasita Tantra terus mendorong agar daerah setiap tahunnya menyusun Dokumen Laporan Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD) sebagai bentuk akuntabilitas kepala daerah dalam administrasi kepemimpinan lingkungan.

Selain itu, penghargaan ini juga diharapkan dapat memacu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berperan aktif dalam penyusunan DIKPLHD. Bambang menambahkan, penghargaan tahun ini juga memberi dampak terbangunnya relasi yang harmonis antara eksekutif dengan legislatif. Hubungan ini akan menentukan stabilitas pemerintahan yang pada akhirnya dapat memastikan bagaimana fungsi lingkungan hidup dan kebutuhan publik lainnya mendapatkan perhatian.

Fungsi utama DPRD adalah dalam pembuatan Perda dan pengawasan anggaran  serta menjalankan otoritas dan bindingnya.

"Bisa jadi ada kepala daerah yang tidak setanggap legislatifnya, atau sebaliknya. Jadi untuk parameter penilaian pembeda tahun ini untuk legislatif masih kami susun, secepatnya, diharapkan pelaksanaan bersamaan dengan Nirwasita" Jelas Bambang di Gedung Manggala Wanabakti, Selasa (22/5).

Baca Lainnya : Anak-anak Muda Ini Terima Penghargaan Trubus Kusala Swadaya

Ia menjelaskan, tidak hanya memberikan pengharagaan dalam bentuk piala, di tahun ini KLHK juga berencana memberikan intensif kepada para pemenang dalam bentuk penambahan anggaran pengelolaan lingkungan hidup. Nilainya disesuaikan dengan kebutuhan daerah dan proyek-proyek strategis yang ingin dikembangkan dalam penulisan DIKPLHD mereka. 

"Sebenarnya penghargaan ini untuk memperingati hari lingkungan hidup setiap tanggal 5 juni 2018. Akan tetapi karena bulan ini sedang melaksanakan ibadah (puasa), jadi penghargaan waktunya akan dilakukan setelah Ramadan," tambahnya, 

Sekertaris panel penghargaan Nirwasita Tantra, Soeryo Adiwibowo menambahkan, dasar penyerahan penghargaan Nirwasita Tantra sendiri dinilai dari DIKPLHD yang disusun setiap tahun oleh Dinas Lingkungan Hidup Daerah. Laporan DIKPLHD tersebut disusun dalam dua buah buku. 

"Isu prioritas maksimal lima dan minimal tiga. Kapusdatin telah memberikan waktu tenggat penerimaan DIKPLHD pada 5 Mei 2018 lalu," jelas Soeryo. 

Baca Lainnya : Berkat Walikota Risma, Surabaya Mendapat Penghargaan Global Green City 2017

Ia menambahkan, terkait teknis pembuatan yang terdiri dari dua buku, buku pertama harus menyajikan ringkasan eksekutif dari informasi kinerja pengelolaan lingkungan hidup daerah. Sementara di buku kedua berisi laporan utama informasi kinerja pengelolaan lingkungan hidup daerah. 

"Laporan utama ini disajikan dengan melakukan hubungan kausalitas antara unsur-unsur penyebab terjadinya persoalan lingkungan hidup, status dan upaya memperbaiki kualitas lingkungan hidup," tambahnya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Jokowi: Sekarang Semua yang Keluar Rumah Harus Pakai Masker

Peristiwa   06 April 2020 - 17:02 WIB
Bagikan: