Merapi Erupsi, Warga Lereng Gunung Bertahan di Barak Pengungsian 

TrubusNews
Ihsan Maulana | Followers 0
22 Mei 2018   10:30

Komentar
Merapi Erupsi, Warga Lereng Gunung  Bertahan di Barak Pengungsian 

Merapi erupsi (Foto : Foto: Dok BNPB)

Trubus.id -- Sebanyak puluhan warga yang tinggal di sekitar lereng Gunung Merapi di Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, saat ini masih bertahan di barak pengungsian. Hal itu setelah terjadinya erupsi freatik pada Senin (21/5) malam, dan Selasa dini hari tadi.

"Sampai pukul 06.00 WIB tadi masih ada 69 warga yang bertahan di barak pengungsian. Mereka terdiri para lansia dan balita," ujar Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sleman, Makwan, Selasa (22/5).

Ia menjabarkan, warga yang masih mengungsi, berasal dari Dusun Kalitengah Lor, Kalitengah Kidul, Desa Glagaharjo serta Desa Umbulharjo dan Argomulyo.

"Di Balai Desa Glagaharjo tercatat ada 371 pengungsi, tapi saat ini tinggal tujuh pengungsi, mereka dalam kondisi sehat," lanjutnya.

Di Huntap Dusun Singlar, Glagaharjo, dari 19 orang yang mengungsi, sekarang tersisa satu orang, di rumah Dukuh Kalitengah Lor dari sebelumnya 44 orang pengungsi, sekarang menyisakan 29 orang, kemudian di rumah Dukuh Kalitengah Kidul,  masih ada sekitar 20 orang yang mengungsi.

"Di SD Sanjaya Tritis dari 510 pengungsi tadi malam, pagi ini tinggal 10 pengungsi, di Balai Desa Argomulyo dari 200 pengungsi sudah pulang semua, Balai Desa Umbulharjo dari 200 pengungsi sudah pulang semua dan Balai Desa Sindumartani, Ngemplak, 20 pengungsi sudah pulang semua. Sementara di Kantor Kecamatan Cangkringan 100 pengungsi sudah pulang semua," tambahnya.

Di sisi lain, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, dalam siaran persnya menjelaskan, peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Merapi, ditandai dengan letusan freatik beruntun yang diikuti aktivitas kegempaan, sehingga membuat BPPTKG PVMBG menaikkan status Gunung Merapi dari Normal, menjadi Waspada, sejak Senin pukul 23.00 WIB.

"Dengan naiknya status Waspada maka penduduk yang berada di dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi dikosongkan. Tidak boleh ada aktivitas masyarakat dalam radius 3 kilometer. Kegiatan pendakian untuk sementara dilarang kecuali untuk kegiatan penyelidikan dan penelitian terkait mitigasi bencana," imbuhnya

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: