Surplus Produksi, Stok Cabai Nusantara Aman Hingga Akhir Ramadan

TrubusNews
Ihsan Maulana
21 Mei 2018   22:15 WIB

Komentar
Surplus Produksi, Stok Cabai Nusantara Aman Hingga Akhir Ramadan

Ilustrasi (Foto : Trubus.id/ Ihsan Maulana)

Trubus.id -- Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian di Indonesia. Langkah ini diambil guna mengamankan kebutuhan masyarakat akan komoditas pertanian lokal. 

Dari beberapa komoditas yang terus ditingkatkan, cabai dan bawang yang kini sudah menampakkan hasilnya. Bahkan Kementan menyatakan, pasokan komoditi cabai dan bawang sepanjang bulan puasa hingga Lebaran nanti dalam kondisi aman.

Baca Lainnya : Terungkapnya Pelaku Penyebab Gejolak Harga Cabai Oleh Bareskrim

Direktur Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian, Suwandi menegaskan, pasokan untuk cabai besar, cabai rawit dan bawang merah saat ini bahkan melebihi kebutuhan atau surplus. 

"Kebutuhan kita sekarang lebih rendah dari pasokannya ya, jadi surplus, pasokan aman. Kalau pasokan aman Insya Allah harga stabil," ujarnya di Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (21/5).

Ia memaparkan, ketersediaan cabai rawit bulan Mei diperkirakan mencapai 83.135 ton. Sementara kebutuhannya baru mencapai 75.230 ton. Jadi ada neraca 8.085 ton. 

"Kalau bulan April ketersediaan 84.872 ton dan kebutuhan 76.532 ton jadi neraca ada 8.340 ton," sambungnya.

Untuk komoditi bawang merah pada bulan Mei, sebanyak 127.152 ton dengan kebutuhan 112.321 ton, sehingga ada surplus 14.831 ton. Sementara, ketersediaannya di Juni mencapai 125.500 ton dan kebutuhan 116.501 ton, yang surplus 8.999 ton.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman telah menjamin jika ketersediaan pasokan komoditi strategis selama Ramadan hingga Idul Fitri 1439 H dalam kondisi aman. Seperti pada komoditi cabai, bawang merah, daging, telur serta minyak goreng. 

Baca Lainnya : Kementan Rilis Harga Cabai yang Tidak Sesuai Kenyataan, di Tingkat Petani Harga Cabai Anjlok

Amran menyatakan, stok masing masingnya telah ditambah 20 persen lebih banyak dari kebutuhan di hari biasa. Ia menambahkan, ketersediaan cabai besar di bulan Mei dan Juni, sekitar 104 hingga 106 ton per bulan. Sementara kebutuhan masyarakat hanya sekitar 96-97 ton per bulan. 

Pada cabai rawit merah, di bulan Mei dan Juni, stoknya sekitar 83-84 ton per bulan, dan kebutuhan hanya 75-76 ton per bulan. 

"Jadi untuk cabai besar dan cabai rawit merah surplus," tandasnya.  [RN]
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Masalah Subsidi Pupuk, Begini Solusi Pakar IPB

Peristiwa   19 Jan 2021 - 08:37 WIB
Bagikan:          
Bagikan: