Erupsi Masih Terjadi, Jalur Pendakian Merapi Belum Dibuka Lagi

TrubusNews
Ihsan Maulana
21 Mei 2018   18:45 WIB

Komentar
Erupsi Masih Terjadi, Jalur Pendakian Merapi Belum Dibuka Lagi

Erupsi freatik gunung Merapi. (Foto : Doc/ BNPB)

Trubus.id -- Letusan freatik kembali terjadi di Gunung Merapi, Senin (21/5) pagi. Sebelumnya, hal yang sama juga terjadi 11 Mei silam. Sejak letusan pertama hingga yang terjadi hari ini, jalur pendakian Gunung Merapi sampai saat ini masih ditutup.  

"Kami sejak erupsi 11 Mei kemarin itu tidak membuka pendakian Gunung Merapi, karena khawatir  erupsi freatik terjadi lagi. Ternyata hari ini benar terjadi erupsi lagi," ujar Kepala Subbag Tata Usaha Balai (TNGM) Sleman Akhmadi, kepada wartawan, Senin (21/5).

Baca Lainnya : Tak Ada Gejala Awal Sebelum Letusan Freatik Gunung Merapi Terjadi

Ia menjelaskan, sebelum terjadi erupsi freatik pagi tadi, pihaknya telah berencana membuka kembali jalur pendakian. Namun kini, rencana itu ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

Sementara itu, Kepala BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida menegaskan, pascaerupsi freatik Gunung Merapi, pihaknya meminta supaya warga tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari puncak gunung. Hal itu dilakukan untuk menghindari jatuhnya korban jiwa.

"Sehingga dua kilometer itu harus benar-benar free. Untuk Pasar Bubrah jarak lurusnya 1,5 KM, jadi ada area Pasar Bubrah yang boleh tapi di ujungnya, itu masih boleh didatangi," imbuhnya.

Baca Lainnya : Pariwisata, Sektor Paling Terdampak Akibat Letusan Freatik Gunung Merapi

Namun demikian, ia tidak menampik kalau Merapi masih bisa berbahaya jika terjad letusan lagi. Makanya ia menyebut, lebih baik kawasan Pasar Bubrah juga disterilkan terlebih dahulu untuk sementara waktu.

"Tapi memang lebih baik Pasar Bubrah disterilkan dari aktivitas warga, saya kira itu lebih bagus. Ya pastilah ada koordinasi dengan TNGM, itu akan kami lakukan," sambungnya. [RN]
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: