Hujan Lebat, TPT di Bogor Longsor, 1 Balita Tewas Tertimbun

TrubusNews
Syahroni
16 Mei 2018   22:15 WIB

Komentar
Hujan Lebat, TPT di Bogor Longsor, 1 Balita Tewas Tertimbun

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Saat beberapa wilayah di Indonesia sudah memasuki musim kemarau, intensitas hujan masih cukup tinggi terjadi di kawasan Bogor, Jawa Barat. Bahkan karena tingginya intensitas hujan di wilayah ini, bencana masih saja terjadi.

Rabu (16/5) sekitar pukul 18.00 WIB, sebuah Tembok Penahan Tebing (TPT) setinggi 6 meter di Kampung Sengked, Rt 03/03. Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, longsor usai diguyur hujan deras sejak siang hari. Akibat peristiwa ini, seorang warga meninggal dunia. Seorang lainnya, luka-luka.

Baca Lainnya : Kabupaten Bogor Darurat Tanah Longsor dan Banjir Sampai Akhir Mei

Kepala Sub Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena mengatakan, warga yang jadi korban adalah seorang balita berusia 5 tahun bernama Anugrah Giopan Saputra. Ita menyebut, selain Anugrah, korban lain akibat bencana ini adalah seorang wanita berusia 75 tahun bernama Ibu Enap. Kakinya terluka akibat tertimpa reruntuhan TPT kala ia melintas di lokasi kejadian.

"Korban Anugrah Giopan Saputra meninggal dunia akibat runtuhnya Tembok Penahan Tebing setinggi 6 meter," jelasnya ketika dikonfirmasi, Rabu (16/5) petang.

Hingga malam, petugas kepolisian masih mencari korban lainnya dengan peralatan seadanya. Garis polisi pun sudah dipasang di sekitar lokasi untuk menghindari bertambahnya korban.

Baca Lainnya : Masyarakat Bogor Diminta Bersiap Hadapi Musim Kemarau

Ita menambahkan, petugas hingga kini masih kesulitan untuk melakukan pembersihan puing sisa longsoran. Hal itu terjadi karena intensitas hujan masih tinggi di wilayah tersebut. Selain itu, kurangnya pencahayaan karena semakin larutnya malam juga menjadi masalahnya.

"Kejadian longsor malam ini akibat dari derasnya hujan yang mulai terjadi pada siang tadi. Untuk saat ini belum dapat melakukan pembersihan puing-puing Tembok Penahan Tebing, karena intensitas hujan masih tinggi dan sudah larut malam. Jadi akan dilakukan pada saat hujan berhenti," ujar Ita lagi. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: