WHO: Setiap Tahun, 2,2 Juta Nyawa Melayang Karena Polusi udara

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
03 Mei 2018   13:45

Komentar
WHO: Setiap Tahun, 2,2 Juta Nyawa Melayang Karena Polusi udara

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Masalah polusi udara di era kini semakin pelik. Bahkan baru-baru ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan data yang mengejutkan terkait polusi udara ini. Menurut WHO, 2,2 juta orang kehilangan nyawa di Wilayah Pasifik Barat setiap tahunnya akibat polusi udara yang kian ekstrem.

Sebagaimana diketahui, Pasifik Barat menjadi salah satu tempat tinggal bagi seperempat penduduk dunia.

Baca Lainnya: Polusi Udara Tak Hanya Merusak Kesehatan, tapi Juga Mental

Data yang dikeluarkan WHO tersebut memperlihatkan 9 dari 10 orang di dunia menghirup udara yang mengandung polusi tingkat tinggi dari rumah tangga atau udara yang diakibatkan dari asap kendaraan dan juga polusi yang ditimbulkan dari industri.

"Udara yang tercemar menembus ke dalam paru-paru mereka dan sistem jantung mereka," tulis WHO dalam pernyataan resminya baru-baru ini.

WHO menyebut, diantara 2,2 juta kematian akibat polusi udara yang semakin bertambah parah, 29 persen karena penyakit jantung, 27 persen stroke, 22 persen penyakit paru-paru kronis, 14 persen kanker paru-paru, lalu 8 persen kasus kematian akibat radang paru-paru.

"Polusi udara menjadi ancaman kesehatan manusia paling mematikan, dan itu mempengaruhi manusia di negara-negara berkembang ketimbang negara maju,” ucap Shin Young-soo, Direktur Regional WHO Pasifik Barat, demikian laporan dari kantor berita Xinhua, Kamis (3/5).

Lebih lanjut pihaknya mengatakan, penanganan polusi udara dan perubahan iklim adalah prioritas utama WHO di Wilayah Pasifik Barat.

"Tapi itu bukan tantangan yang bisa diselesaikan oleh perorangan atau sektor kesehatan saja. Kita memerlukan tindakan nyata di seluruh bidang energi, pertanian, transportasi, dan lainnya untuk menjamin masa depan yang sehat dengan lingkungan yang jauh lebih sehat," lanjutnya.

Baca Lainnya: Soal Polusi Udara, 2 Negara Ini Juaranya

Polusi udara berasal dari partikel yang meliputi zat pencemar yang sangat berbahaya seperti sulfat, nitrat dan karbon hitam ini dapat memicu resiko besar kesehatan manusia.

"Polusi udara yang buruk sangat mempengaruhi lingkungan hidup masyarakat yang tinggal di kota ataupun di desa. Sumber utamanya meliputi penggunaan energi yang tidak efisien seperti industri, sektor pertanian, dan polusi yang ditimbulkan dari aktivitas transportasi, dan pembangkit listrik yang masih menggunakan batu bara," tutupnya. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: