Fiji Tertarik Jalin Kerjasama Analisis DNA

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
25 April 2018   18:45

Komentar
Fiji Tertarik Jalin Kerjasama Analisis DNA

(Foto : Foto: Dok KLHK)

Trubus.id -- Fiji tertarik dengan budidaya bambu yang dilakukan Indonesia. Keinginan tersebut langsung disambut baik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan mengundang delegasi Fiji untuk melihat secara langsung jenis bambu genetik unggul di Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (B2P2BPTH) Yogyakarta. 

Menteri Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Fiji, Mr. Osea Naiqamu dan rombongan tertarik menjalin kerjasama terkait analisis DNA, seperti diungkapkannya saat mengunjungi kantor dan Laboratorium Genetika Molekuler B2P2BPTH Yogyakarta, Selasa (24/04).

Baca Lainnya: Kerjasama Kehutanan Dengan Fiji, Indonesia Kirimkan Bambu Terbaik

Menurut Osea, untuk mengontrol keluar masuknya materi genetik di Fiji ada sebuah badan khusus yang disebut Biosecurity Authority of Fiji. Namun, dalam praktiknya lembaga tersebut belum menggunakan penanda DNA sebagai alat bantu pemeriksaan karena Fiji tidak mempunyai alat untuk melacak DNA, maka dari itu pengecekan menggunakan penanda DNA menjadi suatu yang penting dilakukan.

Oleh karena itu, Osea tertarik untuk menjalin kerjasama antara MoEF (Ministry of Environment and Forestry) Republic of Indonesia dengan Ministry of Agriculture, Fisheries, and Forestry Fiji terkait analisis DNA.

Pada saat mengunjungi laboratorium genetika molekuler, Osea kagum melihat fasilitas/peralatan DNA yang ada dan pihaknya tertarik, ke depan berniat akan mengirim tenaga untuk belajar dan mendalami genetika molekuler, atau sebaliknya peneliti B2P2BPTH diundang sebagai nara sumber ke Fiji. Kelak hal ini bisa direalisasikan dalam sebuah skema kerjasama.

Baca Lainnya: Di APRS ke-3, Indonesia Tekankan Pentingnya Hutan untuk Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Kegiatan ini dilakukan delegasi Fiji disela-sela mengikuti The 3rd Asia-Pacific Rainforest Summit (APRS). Selain mengunjungi Laboratorium Genetika Molekuler Mr. Osea Naiqamu juga melakukan penanaman di areal arboretum B2P2BPTH.

 Kali ini pohon yang ditanam adalah salah satu koleksi tanaman langka yaitu si "Peluru Meriam" yang mempunyai nama latin Couroupita guianensis. Pohon ini termasuk keluarga Lecythydaceae, marga Couroupita, di Indonesia dikenal dengan nama pohon Sala, sedangkan pohon tersebut di India disebut Shiv Kamal atau "Kailaspati". [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: