Indonesia dan Australia Bicara tentang Pengelolaan Gambut

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
24 April 2018   17:00

Komentar
Indonesia dan Australia Bicara tentang Pengelolaan Gambut

Menteri KLHK Siti Nurbaya bersama Menteri Lingkungan dan Energi Australia, H.E. Josh Frydenberg (Foto : Foto: Dok KLHK)

Trubus.id --  Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Siti Nurbaya dan Menteri Lingkungan dan Energi Australia, H.E. Josh Frydenberg mengadakan pertemuan Bilateral  untuk membicarakan persoalan lahan  gambut. pada Selasa (23/4). Pertemuan tersebut diadakan di sela-sela penyelenggaraan Asia Pacific Rainforest Summit (APRS) ketiga di Yogyakarta

Salah satu bahasan pokok pada pertemuan tersebut adalah persoalan lahan gambut. Indonesia telah mendapatkan pengetahuan yang luas dalam hal pengelolaan lahan gambut melalui pengalaman, penelitian dan pengembangan dan pengaturan kelembagaan.

Baca Lainnya: Di APRS ke-3, Indonesia Tekankan Pentingnya Hutan untuk Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Pada masa lampau, masyarakat Indonesia telah menggunakannya secara tradisional untuk mata pencaharian mereka, namun terdapat juga beberapa pihak yang mengelola lahan gambut secara tidak berkesinambungan yang telah dipelajari Indonesia. Pengalaman tersebut, membawa Indonesia fokus dalam konservasi dan pengelolaan berkelanjutan dari lahan gambut.

Berbagai kebijakan telah dilahirkan oleh pemerintah Indonesia seperti komitmen politik, regulasi, mendirikan badan khusus untuk merestorasi gambut, hingga bekerjasama dengan semua level pemerintah dan stakeholder. Semua hal tersebut mempengaruhi secara signifikan dalam pengelolaan gambut yang berdampak pada berkurangnya degradasi dan kejadian kebakaran pada lahan gambut.

Baca Lainnya: KLHK Ajak Organisasi Masyarakat Realisasikan TORA dan Perhutanan Sosial

Hal ini mencerminkan tata kelola lahan gambut Indonesia yang lebih baik. Juga dapat memastikan perlindungan lahan gambut yang masih baik dari kerusakan lebih lanjut.

Mempertimbangkan sumberdaya yang terbatas, Indonesia juga berkolaborasi dengan internasional untuk mengimplementasikan target dan ambisi untuk mencapai manajemen gambut yang berkelanjutan. 

Baca Lainnya: Dinilai Tidak Sesuai Prinsip Penguasaan dan Pengurusan, UU Kehutanan Mau Diubah?

“Indonesia dan Australia akan bekerjasama di bawah kendali UN Environment dengan mengandeng CIFOR”, kata Menteri LHK. 

Menteri Siti juga mengungkapkan pada pada akhir Juni nanti, 2 menteri dari dua negara Kongo yaitu Republik Kongo dan Republik Demokratik Kongo akan mengunjungi Indonesia. Mereka akan mempelajari keberhasilan Indonesia dalam pengelolaan lahan gambut. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: