Entaskan Kemiskinan Petani, Kementan Buat Program "Bekerja"

TrubusNews
Astri Sofyanti
24 April 2018   12:15 WIB

Komentar
Entaskan Kemiskinan Petani, Kementan Buat Program "Bekerja"

Mentan Amran (Foto : Foto: Dok. Humas Kementerian Pertanian)

Trubus.id -- Guna mengentaskan kemiskinan di desa, pemerintah melalui Kementerian Pertanian RI (Kementan) membuat suatu program baru ‘Bekerja’ atau Bedah Kemiskinan Rakyak Sejahtera.

Program tersebut akan menjangkau lebih dari 1.000 desa di 100 Kabupaten dengan angka kemiskinan tinggi. Diharapkan program ini mampu menekan kemiskinan sesuai target yang ditetapkan yakni di bawah 10 persen.

“Sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo, Program Bedah Kemiskinan dilakukan sebagai bagian program padat karya tunai, berbasis pada pertanian. Sektor pertanian harus menjadi ujung tombak untuk menekan angka kemiskinan khususnya di desa, serta mengangkat kesejahteraan petani,” kata Mentan Amran, saat mencanangkan Program Bekerja di Desa Cikencana, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Senin (23/04).

Baca Lainnya: Kementan Siapkan 10 Juta Ekor Ayam Untuk Dibagikan ke 1.000 Desa di Indonesia

Mentan juga menegaskan program ini harus menjadi solusi permanen dalam upaya mengentaskan kemiskinan yang menyasar jangka pendek, menengah ah, dan juga jangka panjang.

“Untuk jangka pendek, tanaman sayuran bisa menjadi solusi karena tiga bulan sudah bisa panen. Untuk jangka menengah kita berikan ayam dan kambing, karena ayam misalnya sudah bisa bertelur di enam bulan. Sementara untuk jangka panjang tanaman keras seperti manga, salak dan lain-lain,” lanjut Amran, berdasarkan rilis resmi yang diterima Trubus.id.

Nantinya, setiap rumah tangga miskin akan menerima bantuan 50 ekor ayam, 3 ekor kambing/domba, 5 ekor kelinci beserta kandang dan pakan selama 6 bulan, 2-3 batang bibit mangga, manggis, durian, pisang, pepaya, 2-3 batang bibit kopi, kakao, pala, ada dan 10 batang bibit cabai, bawang merah. 

“Kementan secara khusus telah melakukan refocusing anggaran untuk menyediakan 10 juta ekor ayam. Program Bekerja memanfaatkan pekarangan masyarakat secara intensif untuk pertanian,” paparnya.

Baca Lainnya: 4 Komoditas Prioritas Kementan di 2018

Guna memastikan program tersebut bisa tepat sasaran, Kementan akan membentuk tim untuk terjun langsung ke lapangan.

Sejumlah provinsi yang akan menjadi prioritas meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Sumsel, Lampung, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan.

“Menggunakan data yang sudah ada, Kementan akan fokus pada mereka yang benar-benar membutuhkan, karena datanya sudah ada. By name, by address,” ungkap Menteri Amran.

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Kemenkeu Segera Bekukan Aliran Dana Desa Mal-administrasi

Peristiwa   20 Nov 2019 - 08:45 WIB
Bagikan: