Kopi Indonesia Makin Dicintai Pasar Mancanegara, Ini Buktinya

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
22 Mei 2018   22:30

Komentar
Kopi Indonesia Makin Dicintai Pasar Mancanegara, Ini Buktinya

Ilustrasi kopi asal Indonesia. (Foto : Foto: Istimewa)

Trubus.id -- Kopi asal Indonesia semakin populer dan dikenal di mancanegara, salah satunya di Kanada. Tidak heran jika Konsul Jenderal RI (KJRI) Vancouver dan Nusa Coffee akan menyelenggarakan Indonesian Specialty Coffee: From Farm to Cup pada Kamis (24/5) mendatang di British Columbia, Vancouver, Kanada.

Nusa Coffee merupakan kedai kopi di Vancouver yang khusus menjual kopi khas Indonesia.

"Konsumsi kopi masyarakat Kanada dalam rentang usia 18 hingga 79 tahun mencapai 71 persen. Kami berharap jika kopi Indonesia akan semakin banyak dikonsumsi di Kanada," kata Kepala Indonesian Trade Promotion Center Vancouver, Rafika Arfani, berdasarkan siaran resmi yang diterima Trubus.id, Selasa (22/5).

Nantinya, acara tersebut akan diramaikan oleh 80 orang penggiat kopi, mulai dari pengolah kopi (roaster), importir kopi, pemilik kedai kopi, peminat kopi, media, dan juga influencer. Acara dikemas dalam bentuk talk show menarik dan pengujian cita rasa kopi atau coffee cupping (tasting).

Baca Lainnya: Pengamat Pertanian Nilai Pengembangan SDM Petani Kopi Flores Belum Optimal

Ada juga pakar kopi Indonesia yang akan membedah seluk beluk kopi kas Indonesia seperti Said Baabud (TPSA Project), Hiro Tsujimoto (Republica Coffee), Mike Li (Los Beans), Diana Kosmanto (Orang Utan Coffee), Mahyana Sari (KSU Arinagata), Daroe Handojo (Specialty Coffee Association of Indonesia), dan Normand Roy (TFO Canada).

”Acara ini bertujuan untuk memfasilitasi penyuplai kopi khas Indonesia dengan buyer potensial Kanada, sekaligus memperkenalkan kopi Indonesia pada masyarakat Kanada," ungkap Rafika.

Sementara itu, penyuplai kopi dari Indonesia yang turut hadir adalah petani kopi aceh gayo asal Takengon yang mewakili lima koperasi, yakni Meukat Komoditi Gayo, Kokowagayo, KSU Arinagata, Orang Utan Coffee, dan Redelong Organic Cooperative. Ada juga perwakilan PT Sulotco yang memperkenalkan kopi Toraja.

Para penggiat kopi yang hadir dapat berkomunikasi langsung dengan petani untuk mengetahui bagaimana cara kopi Indonesia diproduksi. Seluruh penyuplai kopi yang hadir merupakan mitra Kanada-Indonesia Trade and Private Sector Assistance (TPSA), merupakan proyek kerja sama antara Kementerian Perdagangan dengan Global Affairs Canada.

Baca Lainnya: 6 Tips Membuat Kopi Jadi Lebih Sehat

Perhetalan ini sekaligus menandatagani nota kesepahaman (MoU) antara PT Kopiku Indonesia dengan Nusa Coffee. Kesepakatan yang telah dibuat mencakup beberapa kerja sama dalam hal penyediaan pasokan kopi, pengembangan produk, dan peningkatan keahlian para pekerja.

Sebagai mana diketahui, nilai impor kopi Kanada dari dunia selama tahun 2017 mencapai USD 1,29 miliar atau naik 8,10 persen dibandingkan 2016 lalu yang tercatat sebesar USD 1,19 miliar. Sebagian besar impor kopi Kanada dipasok dari Amerika Serikat sebesar USD 428,6 juta; Kolombia USD 231,5 juta; Brasil USD 145 juta; dan Guatemala USD 96,70 juta.

Sedangkan nilai ekspor kopi Indonesia ke dunia pada tahun 2017 tercatat mencapai USD 34,45 juta atau naik 6,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat USD 32,45 juta. [DF]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait