Bantu Petani, Kementan Siapkan 1.000 Unit Alat Pengering Padi

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
09 Mei 2018   19:15

Komentar
Bantu Petani, Kementan Siapkan 1.000 Unit Alat Pengering Padi

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Berbagai upaya dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk meningkatkan kualitas pertanian. Salah satu upaya yang kini tegah dilakukan adalah dengan menyiapkan 1.000 unit alat pengering padi.

Alat bantu pertanian itu akan dibagikan ke para petani di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kualitas beras petani. Dampaknya, para petani bisa meningkatkan pendapatannya karena beras yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik.

Baca Lainnya: Kementan Dampingi Warga Penerima Bantuan di Program 'Bekerja'

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan, langkah tersebut dilakukan atas perintah langsung Presiden Joko Widodo. Untuk merealisasikannya, Kementan telah merevisi anggaran sebesar Rp 1 triliun untuk membeli 1.000 alat pengering padi tersebut.

"Ini kami revisi anggaran Rp 1 triliun untuk membeli alat pengering, 1.000 unit, mulai sekarang. Nantinya tidak ada lagi keluhan kadar air tinggi," kata Amran usai menghadiri Rapat Koordinasi Serapan Gabah Petani (Sergap) 2018, di Jakarta, Rabu (9/5).

Menurut Amran, alat pengering padi yang nantinya akan dibagikan secara cuma-cuma kepada kelompok tani tersebut memiliki kapasitas 10-20 ton. Diharapkan, dengan 1.000 unit pengering padi tersebut, maka diharapkan bisa memenuhi kapasitas 10-15 ribu ton per hari.

"Ini dibagikan gratis ke petani di seluruh Indonesia, dan langsung bersinergi dengan Perum Bulog," ujar Amran.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso mengatakan bahwa dengan adanya alat pengering padi tersebut bisa meningkatkan kualitas beras yang dihasilkan petani. Karena itu serapan Perum Bulog bisa maksimal dan harga di tingkat petani stabil.

"Kita potong mata rantainya, kualitas terjamin karena ada alat pengering. Biaya produksi rendah, maka harga jual akan murah. Jadi konsumen menikmati harga yang murah, petani menikmati harga gabah tinggi," kata Budi.

Baca Lainnya: Kementan Siapkan 10 Juta Ekor Ayam Untuk Dibagikan ke 1.000 Desa di Indonesia

Perum Bulog menggandeng Kementan dan TNI melalui gerakan Sergap Tahun 2018 guna meningkatkan penyerapan gabah petani dan untuk mengoptimalkan pengadaan gabah atau beras.

Tercatat, realisasi pengadaan gabah beras dalam negeri yang dilakukan oleh Perum Bulog hingga tanggal 08 Mei 2018 sebesar 678.238 ton, dimana target serapan pada 2018 sebesar 2,7 juta ton. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: